Tugas Rangkuman Bab 1 Ekonomi koperasi

November 10, 2009 at 11:35 pm (Uncategorized)

Tugas RANGKUMAN KOPERASI BAB 1

>KONSEP KOPERASI
Munkner dari University of Manburg, Jerman Barat membedakan konsep koperasi menjadi dua: konsep koperasi barat dan konsep koperasi sosialis. Hal ini dilatarbelakangi oleh pemikiran bahwa pada dasarnya, perkembangan konsep-konsep yang ada berasal dari Negara-negara barat dan Negara-negara berpaham sosialis, sedangkan konsep yang berkembang di Negara dunia ketiga merupakan perpaduan dari konsep tersebut.

>KONSEP KOPERASI BARAT
Konsep koperasi barat menyatakan bahwa koperasi merupakan organisasi swasta, yang di bentuk secara sukarela oleh orang-orang yang mempunyai persamaan kepentingan, maksud mengurusi kepentingan para anggotanya serta mencipatakan keuntungan timbal balik bagi anggota koperasi maupun perusahaan koperasi.
Jika dinyatakan secara negative,maka koperasi dalam pengertian tersebut dapat dikatakan sebagai “organisasi bagi egoisme kelompok”. Namun demikian, unsur egoistic ini diimbangi dengan unsur positif sebagai berikut.

• Keinginan individual dapat dipuaskan dengan cara bekerjasama antarsesama anggota, dengan saling membantu dan saling menguntungkan.
• Setiap individu dengan tujuan yang sama dapat berpartisipasi untuk mendapatkan keuntungan dan menanggung risiko bersama.
• Hasil berupa surplus/keuntungan didistribusikan kepada anggota sesuai dengan metode yang telah disepakati.
• Keuntungan yang belum didistribusikan akan dimasukkan sebagai cadangan koperasi.

>Dampak langsung koperasi terhadap anggotanya adalah:
*Promosi kegiatan ekonomi anggota.
*Pengembangan usaha perusahaan koperasi dalam hal investasi,formasi permodalan, pengembangn sumber daya manusia (SDM), pengembangan keahlian untuk bertindak sebagai wirausahawan,dan kerjasama antarkoperasi secara horizontal dan vertical.

>Dampak tidak langsung koperasi terhadap anggotanya adalah:
*Pengembangan kondisi social ekonomi sejumlah produsen skala kecil maupun pelanggan.
*Mengembangkan inovasi pada perusahaan kecil, misalnya inovasi teknik dan metode produksi.
*Memberikan distribusi pendapatan yang lebih seimbang dengan pemberian harga yang wajar antara produsen dengan pelanggan

>KONSEP KOPERASI NEGARA BERKEMBANG
Seperti yang telah diuraikan sebelumnya ,munkner hanya membedakan koperasi berdasar konsep barat dan konsep sosialis.sementara itu di dunia ketiga,walaupun masih mengacu kepada kedua konsep tersebut, namun koperasinya sudah berkembang dengan cirri tersendiri, yaitu dominasi campur tangan pemerintah dalam pembinaan dan pengembangannya.

>Latar Belakang Timbulnya Aliran Koperasi
Perbedaan aliran dalam koperasi berkaitan erat dengan factor ideology dan pandangan hidup (way of life) yang dianut oleh Negara dan masyarakat yang bersangkutan.secara garis besar, ideology Negara-negara di dunia ini dapat dikelompokkan menjadi 3.

*Liberalisme/kapitalisme
*Sosialisme
*Tidak termasuk liberalisme maupun sosialisme

Implementasi dari masing-masing ideology ini melahirkan system perekonomian yang berbeda-beda pada gilirannya, suatu system perekonoimian tertentu akan saling menjiwai dengan koperasi sebagai subsistemnya. Misalnya, ideology pancasila dan system perekonomian yang termaktub dalam pasal 33 UUD 1945 akan mewarnai peran dan misi koperasi Indonesia. Sehingga dapat disimpulkan bahwa, aliran koperasi dalam suatu Negara tidak dapat dipisahkan dari system perekonomian yang bersangkutan.

>Keterkaitan Ideologi,Sistem Perekonomian, Dan Aliran Koperasi
Keterkaitan ideology, system perekonomian dan aliran koperasi yang dianut oleh berbagai Negara dapat digambarkan sebagai berikut.

Keterkaitan ideology, system perekonomian, dan aliran koperasi.

Perbedaan ideology suatu bangsa akan mengakibatkan perbedaan system perekonomiannya dan tentunya aliran koperasi yang dianutpun akan berbeda.sebaliknya, setiap system perekonomian suatu bangsa.juga akan menjiwai ideology bangsanya dan aliran koperasinya pun akan menjiwai system perekonomian dan ideology bangsa tersebut.

Hubungan ideology, system perekonomian, dan aliran koperasi

Ideologi
• Ideologi
• Liberalisme / Kapitalisme
• Komunisme / Sosialisme
• Tidak termasuk liberalisme
• Sistem Perekonomian
• Sistem Ekonomi Bebas / Liberal
• Sistem Ekonomi Sosialis
• Sistem Ekonomi Campuran
• Aliran Koperasi
• Yardstick

• Sosialis

• Persemakmuran

>ALIRAN KOPERASI
Dengan mengacu pada keterkaitan ideology dan system perekonomian di suatu Negara, maka secara umum aliran koperasi yang dianut oleh suatu Negara di dunia ini dapat dikelompokkan berdasarkan peran gerakan koperasi dalam system perekonomian dan hubungan dengan pemerintah. Paul Hubert Casselman membaginya menjadi 3 aliran.

*Aliran Yardstick
*Aliran Sosialis
*Aliran Persemakmuran (commonwealth)

>Aliran Yardstick
Aliran ini pada umumnya dijumpai pada Negara-negara yang beridiologi kapitalis atau yang menganut system perekonomian liberal.

>Aliran Sosialis
Lahirnya aliran ini tidak terlepas dari berbagai keburukan yang ditimbulkan oleh kapitalisme. Karena itu, pada abad XIX pertumbuhahn koperasi di Negara-negara barat sangat didukung oleh kaum sosialis.

>Aliran Persemakmuran
Aliran persemakmuran (commonwealth) memandang koperasi sebagai alat yang efisien dan efektif dalam menigkatkan kualitas ekonomi masyarakat. Koperasi sebagai wadah ekonomi rakyat berkedudukan strategis dan memegang peranan utama dalam struktur perekonomian masyarakat.E.D Damanik membagi koperasi menjadi 4aliran atau school of cooperatives
Berdasarkan peranan dan fungsinya dalam kontelasi perekonomian Negara yakni:
*Cooperative commonwealth school
*School of modified capitalism atau juga disebut school of competitive yardstick
*The socialist school
*Cooperative sector school

>Cooperative Commonwealth School
Aliran ini merupakan cerminan sikap yang menginginkan dan memperjuangkan agar prinsip-prinsip koperasi diberlakukan pada bagian luas kegiatan manusia dan lembaga, sehingga koperasi memberi pengaruh dan kekuatan yang dominan di tengah masyarakat.
>School of Modified Capitalism (School of competitive yardstick)
Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai suatu bentuk kapitalisme, namun memiliki suatu perangkat peraturan yang menuju pada pengurangan dampak negative dari Kapitalis di sini koperasi harus mampu bersaing di pasar.
>The Socialist School
Suatu paham yang menganggap koperasi sebagai bagian dari system sosialis.
>Cooperative Sector School
Paham yang menganggap filsafat koperasi sebagai sesuatu yang berbeda dari kapitalisme maupun sosialisme, dan karenanya berada diantara kapitalis dengan sosialis.

>Sejarah Perkembangan Koperasi

*Sejarah Lahirnya Koperasi
Koperasi modern yang berkembang dewasa ini lahir pertama kali di inggris, yaitu di kota Rochdale pada tahun 1844. Koperasi timbul pada masa perkembangan kapitalisme sebagai akibat revolusi industri,pada awalnya, koperasi Rochadale berdiri dengan usaha penyediaan barang-barang konsumsi untuk kebutuhan sehari-hari.pada tahun 1851,koperasi tersebut akhirnya dapat mendirikan sebuah pabrik dan mendirikan perumahan-perumahan bagi anggota-anggotanya yang belum mempunyai rumah.pada tahun 1852,jumlah koperasi di inggris sudah mencapai 100 unit.pada tahun 1862, dibentuklah pusat koperasi pembelian dengan nama The Cooperative Whole Sale Society (CWS).Pada tahun 1945 CWS berhasil mempunyai lebih kurang 200 pabrik dengan 9000 orang pekerja.pada tahun 1876, koperasi ini telah melakukan ekspansi usaha di bidang transportasi,perbankan, dan asuransi.pada tahun 1870 koperasi tersebut juga membuka usaha di bidang penerbitan, berupa surat kabar yang terbit dengan nama Cooperative News.The Women’s Cooperative Guild yang di bentuk pada tahun 1883, besar pengaruhnya terhadap perkembangan gerakan koperasi, di samping memperjuangkan hak-hak kaum wanita sebagai ibu rumah tannga, warga Negara, dan sebagai konsumen.

>Sejarah Perkembangan Koperasi di Indonesia
Menurut Sukuco dalam bukunya “Seratus Tahun Koperasi di Indonesia “, badan hokum koperasi di leuwiliang, yang didirikan pada tanggal 16 desember 1895.pada hari itu, Raden Ngabei Ariawiraatmadja, Patih Purwokerto, bersama kawan-kawan, telah mendirikan Bank simpan pinjam untuk menolong sejawatnya para pegawai negeri pribumi melepaskan diri dari cengkraman pelepas uang, yang di kala itu merajalela.Bank simpan pinjam tersebut, semacam Bank Tabungan jika dipakai istilah UU No.14 tahun 1967 tentang pokok-pokok perabankan,di beri nama “De Poerwokertosch Hulp-en Spaarbank der inlandesch Hoofden”. Dalam bahasa Indonesia, artinya kurang lebih sama dengan Bank Simpan Pinjam para “priyayi” Purwokerto.
Pada tahun 1896 berdirilah “De poerwokertosch Hulp spaar en Landbouw Creditbank”atau Bank simpan pinjam dan kredit pertanian purwokerto.perlu di ingat bahwa Indonesia baru mengenal perundang-undangan koperasi pada tahun 1915,yaitu dengan diterbitkannya “Verordening op de Cooperative Vereninging”,kononklijk besluit 7 April 1915, indisch Staatsblad No.431 . peraturan tersebut tidak ada bedanya dengan undang-undang koperasi negeri belanda menurut Staatsblad tahun 1876 No.277. jadi, karena perundang-undangan koperasi baru ada pada tahun 1915, maka pada tahun 1895 badan hukum koperasi belum dikenal di Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: