Tugas Ekonomi Koperasi Artikel (MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA)

November 19, 2009 at 1:33 am (Uncategorized)

PENDAHULUAN

 

 

Motivasi merupakan jantung-nya proses belajar. Oleh karena motivasi begitu penting dalam proses pembelajaran, maka tugas guru yang pertama dan terpenting adalah membangkitkan atau membangun motivasi pelajar terhadap apa yang akan dipelajari oleh pelajar. Motivasi bukan saja menggerakkan tingkah laku, tetapi juga mengarahkan dan memperkuat tingkah laku. Pelajar yang bermotivasi dalam pembelajaran akan menunjukkan minat, semangat dan ketekunan yang tinggi dalam pelajaran, tanpa banyak bergantung kepada guru.

Menurut para pakar motivasi terdapat dua jenis motivasi yang umum, yaitu motivasi intrinsik dan ekstrinsik. Motivasi intrinsik adalah keinginan bertindak yang disebabkan oleh faktor pendorong yang murni berasal dari dalam diri individu, dan tujuan tindakan itu terlibat di dalam tindakan itu sendiri, bukan di luar tindakan tersebut. Berbeda dengan motivasi ekstrinsik, yaitu keinginan bertingkah laku sebagai akibat dari adanya rangsangan dari luar atau karena adanya kekuasaan dari luar. Tujuan bertingkah laku pun tidak terlibat dalam tingkah laku itu sendiri, tetapi berada di luar tindakan tersebut.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

MENUMBUHKAN MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA

Kemauan belajar para mahasiswa pasti berbeda antara yang satu dengan yang lainnya, hal ini sudah umum dimengerti banyak orang. Sehingga sering kali menjadi penghalang mahasiswa dalam meraih prestasi.

Bicara mengenai motivasi belajar berarti berawal dari pengertian Motivasi & arti dari belajar itu sendiri.

Pengertian motivasi sendiri beragam. Terlepas dari banyaknya para ahli yang mengemukakan pendapat motivasi sendiri itu bararti dorongan yang memacu seseorang untuk melakukan sesuatu( dalam hal ini mahasiswa).

Sementara Belajar mempunyai arti proses melakukan sesuatu dari yang tidak bisa menjadi bisa.

Sehingga motivasi belajar dapat didevinisikan sebagai usaha seseorang (mahasiswa) untuk menyediakan segala daya untuk belajar sehingga dia mau atau ingin melakukan proses pembelajaran.

Di lain pihak Salah satu kunci keberhasilan pendidikan dalam hal pembelajaran kelas adalah saat seorang dosen mampu membangun motivasi atau kemauan belajar para mahasiswanya.

Jika para mahasiswa itu mampu ditumbuhkan motivasi & kemauan belajarnya maka secara langsung sesulit atau serumit apapun materi pelajaran yang diberikan akan terasa mudah.

Berikut ada beberapa tips bagaimana mahasiswa meningkatkan motivasi belajar :

–         Bergaul dengan teman yang suka belajar

dengan bergaul dengan mereka kita dapat mengikuti bagaimana pola belajar mereka.

–         Mau belajar apa saja!

bararti pengertian belajar secara luas. Belajar tidak harus saat kita berada dalam suatu lingkup ajar, tetapi juga saat di luar

–         Belajar dari pengalaman

belajar dari kesalahan-kesalahan di masa lalu untuk kemudian menjadi lebih baik untuk kedepannya.

–         Belajar dari internet

pada zaman komputerisasi seperti sekarang, kita bisa mencari segala suatu hal di dalamnya.

–         Bergaul dengan teman- teman yang berfikir positif

dengan bergaul dengan mereka secara tidak langsung kita akan tertular semangat maupun gairah belajar kita.

–         Mencari konsultan ahli

sekarang sudah banyak orang dengan profesi sebagai konsultan. Berkonsultasi dengan mereka akan membantu kita mencari solusi.

Dengan demikian  sudah jelas bahwa motivasi belajar bagi mahasiswa ibarat semangat hidup seseorang. Jika seseorang tidak berupaya untuk mendorong dirinya menemukan arti hidup, maka hanya sampai disitu lah ia. Namun jika ia berupaya menemukanya, maka itu merupakan modal besar dalam menjalani hidup.

Pesan dari penulis!

Hidupmu ada ditanganmu

Arikel by : ROMY ADITYA

Referensi :

–    http://www.google.com

–         www.katamutiara.com

–         www.motivasi.com

–         www.belajar.com

–         Mind personal

.

 

KESIMPULAN

 

Motivasi dapat diklasifikasikan menjadi dua: (1) motivasi intrinsik, yaitu motivasi internal yang timbul dari dalam diri pribadi seseorang itu sendiri, seperti sistem nilai yang dianut, harapan, minat, cita-cita, dan aspek lain yang secara internal melekat pada seseorang; dan (2) motivasi ekstrinsik, yaitu motivasi eksternal yang muncul dari luar diri pribadi seseorang, seperti kondisi lingkungan kelas-sekolah, adanya ganjaran berupa hadiah (reward) bahkan karena merasa takut oleh hukuman (punishment) merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi motivasi), motivasi belajar dapat berasal dari diri pribadi siswa itu sendiri (motivasi intrinsik/motivasi internal) dan/atau berasal dari luar diri pribadi siswa (motivasi ekstrinsik/motivasi eksternal). Kedua jenis motivasi ini jalin-menjalin atau kait mengait menjadi satu membentuk satu sistem motivasi yang menggerakkan siswa untuk belajar.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: